Di Banjarmasin Mensos Serahkan PKH

Bagian Humas dan Protokol
image1

BANJARMASIN - Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan kepada tiga ratus orang peserta Keluarga Penerima Manfaat dari Program Keluarga Harapan (PKH), Kementerian Sosial RI. Bantuan berupa uang sebesar Rp500 ribu itu, diserahkan Khofifah saat mengunjungi Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, dan disaksikan langsung oleh Wakil Walikota Banjamasin Hermansyah beserta Ketua I TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan bantuan sembako dan menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah serta beasiswa, kepada 10 orang anak dari Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Menurut Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, Kota Banjarmasin telah mendapat Program Keluarga Harapan sejak tahun 2013 lalu dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 2.080 keluarga.

Di tahun 2016, jelasnya, penerima manfaat dari Program Keluarga Harapan mulai terjadi penambahan sekira 3.283.

Berdasarkan data tersebut, terangnya lagi, artinya masih banyak masyarakat yang memenuhi syarat dan layak menerima bantuan dari program tersebut. “Di tahun 2016 lalu, Kota Banjarmasin telah melaksanakan penyaluran bantuan secara non tunai pada tahap 3 dan 4 untuk keluarga penerima manfaat hasil validasi tahun 2016,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya, Minggu (07/05).

Diharapkan, lanjut Hermansyah, di tahun – tahun mendatang bantuan program PKH untuk masyarakat Kota Banjarmasin akan lebih banyak lagi, sehingga dapat mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Hermansyah juga menjelaskan tentang keberadaanKota Banjarmasin yang hampir berusia 5 abad.

Dikatakannya, sebagai kota tua dengan beragam persoalan, Kota Banjarmasin juga menjadi pintu gerbang kota jasa dan perdagangan.  

Untuk itu, terangnya, Pemko Banjarmasin kini terus memfokuskan diri melaksanakan pembangunan sesuai visi dan misi pembangunan Kota Banjarmasin Baiman, yang  antara lain Banjarmasin Bertaqwa, Banjarmasin Aman, Banjarmasin Indah, Banjarmasin Maju, Banjarmasin Amanah, dan Banjarmasin Nyaman. “Dengan menjadi pintu gerbang jasa dan perdagangan tentu ini menjadi harapan bagi setiap warga pendatang dari luar pulau Kalimantan untuk mencoba peruntungan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dihadapan para penerima bantuan PKH, Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa berpesan, PKH tahap dua yang akan disalurkan bertepatan dengan momen hari Raya Idul Fitri serta tahun pelajaran baru bagi anak-anak sekolah, maka hendaknya dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan prioritas. “Bulan depan PKH tahap kedua kembali disalurkan, saya berpesan kepada ibu-ibu uangnya jangan digunakan untuk beli baju lebaran, tapi gunakan untuk keperluan sekolah anak, seperti mebeli tas, buku, dan baju sekolah anak,” ujarnya.

Bantuan PKH, terangnya lagi, bisa juga digunakan sebagai tabungan. Karenanya, para penerimanya tidak perlu kuatir uangnya hangus apabila tidak diambil dalam jangka waktu tertentu. “Bantuan PKH bisa juga dijadikan tabungan. Jadi apabila tidak diambil, ibu-ibu tidak perlu uangnya hangus,” jelasnya.

Dalam kegiatan dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Hamli Kursani dan Hj Aneta Olfah, Khofifah juga menyatakan rasa prihatinannya atas maraknya peredaran pil zenit di Kota Banjarmasin. “Pil zin itu peredarannya sangat mengkuatirkan dan menganggu masyarakat serta prestasi anak-anak. Mudahan masyarakat Kota Banjarmasin mendapat barokah dan anugrah putra-putri solehah dan dijauhkan dari peyalahgunaan pin zenit,” harapnya.(humpro-bjm)


Polling

Bagimana menurut anda Website Pemko Banjarmasin ?



Hasil Polling

Sangat Baik 22%
Baik 55%
Cukup 17%
Kurang 6%