Taman Kamboja Akan Direhab, Tahap Awal Diprioritaskan Pengamanan Lingkungan

Bagian Humas dan Protokol
image1

BANJARMASIN - Rehab Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terletak di kawasan Jalan Kamboja Banjarmasin, akan segera dilakukan Pemko Banjarmasin. Rencanannya, kawasan yang terletak di jantung kota seribu sungai itu, selain berfungsi sebagai RTH juga akan difungsikan sebagai Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA). Fasilitas yang disedikan di RBRA nanti cukup lengkap, selain taman juga akan dibuatkan air mancur, dan fasilitas olahraga umum. Untuk dana pembangunan RBRA, ada dua mata anggaran yang dapat dipergunakan, dari APBN dan APBD Kota Banjarmasin pada tahun 2018 nanti.

Sebelum rencana rehabilitasi RTH dan pembangunan RBRA dilaksanakan, untuk tahap awal, Pemko Banjarmasin akan membuat RTH Kamboja bersih dari berbagai penyakit masyarakat.

Karena itu, mulai awal bulan April ini, penjagaan di kawasan tersebut akan dilakukan selama 24 jam dan melibatkan anggota Satpol PP Kota Banjarmasin. “Penjagaan mulai bulan April dan dilakuikan 24 jam. Anggota yang diturunkan satu group minimal 10 orang. Apabila ada kendala di lapangan diharapkan Unit Reaksi Cepat dapat bergerak mem back up anggota yang bertugas di RTH, dan pihak kelurahan harus diikutsertakan,” ujar Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Hamli Kursani, saat rapat bersama Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah, di Kecamatan Banjarmasin Tengah, membahas pengelolaan RTH Kamboja lintas sektor dan mengantisipasi berbagai kegiatan negatif yang dapat dilakukan oleh masyarakat di kawasan RTH, Senin (03/04).

Tak hanya itu, untuk lebih memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pengunjung RTH Kamboja, Hamli Kursani juga menyatakan akan melibatkan pengaman swakarsa. “Kita juga akan menghonorkan jaga malam, jadi setiap malam ada empat orang yang di tempatkan dipojokan taman,” terangnya.

Menyinggung tentang rencana Pembangunan TRA, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady menjelaskan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi Pemko Banjarmasin ketika akan melakukan pembangunan dengan menggunakan dana APBN, salah satunya ialah ketersediaan lahan. “Pembangunan Taman Ramah Anak, Pemda diminta menyediakan lahan, yang sudah ada merupakan cikal bakal taman bermain anak, (RBRA, Ruang Bermain Ramah Anak). Nanti, teknisnya mengirimkan surat permohonan bantuan pembangunan RBRA yang standartnya kepada kementerian, selanjutnya tim kementerian akan melakukan peninjauan langsung, kalau memang disetujui maka akan dilakukan assesment lokasi oleh kementerian,” jelasnya.

Persyaratan lain yang diperlukan agar pembangunan RBRA bersertifikasi, dapat disetujui langsung oleh pihak kementerian, terangnyanya lagi, adalah adanya komitmen dari Pemko Banjarmasin tentang kesiapan penganggaran biaya perawatan RBRA selama tiga tahun.

Hal lain yang juga dibicarakan dalam rapat yang dihadiri Lurah se Kecamatan Banjarmasin Tengah itu adalah tentang PKL di sekitar RBRA. Rencanannya, bila RBRA sudah dioperasikan, para PKL yang berjualan di sekitar lokasi tersebut diwajibkan menggunakan warung mobil.Tujuannya, untuk mempermudah penataan, bila sewaktu-waktu diperlukan.

Menanggapi beragam rencana dan masukan tersebut, Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah menginstruksikan, seluruh OPD yang terlibat agar selalu melakukan koordinasi dan sinergitas kegiatan, kemudian dalam pembangunan RTH perioritaskan pembangunan sarana olahraga dan fasilitas hiburan, perluas kawasan RTH, Satpol PP segera melakukan pengamanan, masalah aset tanah dikoordinasikan dengan pihak terkait, kalau memungkinkan dianggarkan ditahun 2018 untuk pembuatan Taman Air Mancur di RTH Kamboja, dan segera melaksanakan rapat lanjutan dengan mengikutsertakan Barenlitbangda.(humpro-bjm)


Polling

Bagimana menurut anda Website Pemko Banjarmasin ?



Hasil Polling

Sangat Baik 17%
Baik 62%
Cukup 13%
Kurang 7%