Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menerima Peserta Ekspose Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Data Kesejahteraan Sosial dan Ketenagakerjaan (SIMDA KSK) di Ruang Berintegrasi Pemko Banjarmasin, Senin 10 Oktober 2016.

            Turut hadir pada acara ini Staf Ahli Pembangunan Pemko Banjarmasin Drs. H. Agus Surono, M.Si, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Drs. H. Esya Zain Hafizie, M.AP, Perwakilan BPJS-Kesehatan Mukhtar, Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Ikhwanuddin, Kepala BPS Kota Banjarmasin Banjarmasin Ir. Rismanto, MP, Perwakilan PLN Area Banjarmasin Sigit Tri W, dan Perwakilan SKPD terkait Pemerintah Kota Banjarmasin.

            Ekspose Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Data Kesejahteraan Sosial dan Ketenagakerjaan (SIMDA KSK) dalam mendukung Pengembangan Data Terpadu Kemiskinan di latar belakangi :

1.      Amanah Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011-Dinas Sosial berwenang melaksanakan verifikasi dan validasi data kemiskinan yang diaksanakan setiap 6 bulan sekali sejak September 2015 dan berlanjut sampai sekarang.

2.      Banyaknya data yang harus dikelola pasca verifikasi berbanding terbalik dengan jumlah SDM Pengelola Data, maka Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin membentuk Tim Data Centre yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas.

3.      Tim Data Centre melakukan Perancangan desain aplikasi, Membuat rencana kerja dan anggaran dan Berkoordinasi dengan instansi terkait.

4.      Pada Januari 2016 banyaknya program jaminan sosial yang dikeluarkan pemerintah (KKS, KIS, KIP) maka banyak masyarakat yang mengadu dan meminta untuk diperiksa status kepesertaan program tersebut sehingga dibentuk Posko Informasi data dan aduan.

            Tujuan pembuatan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Data Kesejahteraan Sosial dan Ketenagakerjaan (SIMDA KSK) adalah : Mewujudkan pengelolaan data pembangunan kesejahteraan sosial dan ketenagkerjaan yang profesional dan dapat dipercaya. Dan Meningkatkan aksesibilitas masyarakat dan stakeholder dalam menggunakan dan memanfaatkan data kesejahteraan sosial dan data ketenagkerjaan.    

            Dalam arahan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan bahwa data bersifat dinamis, perlu selalu diperbaharui. Seluruh warga kota wajib mendapatkan pelayanan. Jika bisa terintegrasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarmasin, dengan BPJS dan Pelayanan Publik lainnya, data ini bisa menjadi pembanding.

            “Apapun program Pemerintah Kota Banjarmasin penerimanya bisa jelas, sehingga 1001 kota tanpa kumuh dapat tercapai. Dijaga betul datanya, mudah-mudahan bisa up-date terus”, ujar Ibnu Sina.

            SIMDA KSK adalah sistem yang dibuat berbasis web sehingga dapat langsung diakses secara online dimanapun dan kapanpun selama terhubung dengan internet. Memungkinkan untuk akses data melalui gadget seperti HP, Tablet, dll. Terintegrasi dengan Data Sistem Administrasi Kependudukan (SIAK) Dispencapil Kota Banjarmasin. Dan Sistem dapat terhubung dengan Peta Satelit Google Maps.

            Pada kesempatan ini antar peserta Ekspose Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Data Kesejahteraan Sosial dan Ketenagakerjaan (SIMDA KSK) saling melakukan dialog.