Selasa, 11 Oktober 2016, dilaksanakan upacara peringatan wafatnya Salah Satu Pahlawan Nasional, yaitu Pangeran Antasari ke-154. Upacara yang dipimpin langsung oleh Gubenur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, dihadiri oleh Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, Forkompinda, Sekda Kota Banjarmasin, Para Asisten dan Staf Ahli Serta para Kepala SKPD.

Dalam upacara singkat ini, dibacakan sejarah singkat Pangeran Antasari selama hidupnya dan kata-kata mutiara yang sering diucapkan beliau untuk menyemangati para pejuangan dimasa penjajahan dulu.

Setelah penyerahan karangan bunga oleh Gubenur, para peziarah melakukan tabur bunga di makam Pangeran Antasari yang awali oleh Gubenur bersama Walikota.

Dalam wawancara singkat,Walikota, Ibnu Sina menegaskan untuk menjaga kebersihan disekitar makam, karena terdapat beberapa TPS liar, yang cukup mengganggu kenyamanan lingkungan.

“Kita sudah melakukan beberapa kali himbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah disekitar makam ini,” ujar Ibnu Sina

Beliau juga menanggapi usulan dari Gubenur yang ingin membangun balai rakyat yang akan dibangun tepat dibelakang Makam Pahlawan Banjar tersebut, hal ini disambut baik oleh pemerintah kota banjarmasin.

“Hal ini telah kita tindak lanjuti dengan Sekda kota banjarmasin, guna melihat situasi dilahan belakang, apakah terdapat makam atau tidak, jika terdapat makam, maka akan dibersihakan terlebih dahulu, jika tidak ada maka akan disiapkan lahan untuk pembangunan Balai Rakyat tersebut,” ujar Ibnu Sina.

Dalam rangkaian kegiatan ini, gubenur juga memberikan santunan kepada keturunan/juriat dari Pangeran Antasari yang masih ada. (rie)