Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menghadiri acara penganugerahan tersebut dan mendampingi salah satu pemenang dari ajang bergengsi ini. Muhammad Aripin, meraih penghargaan dibidang kewirausahaan. Dia mengajak anak jalanan serta anak-anak korban narkoba dan putus sekolah untuk ikut serta dalam Yayasan Rumah Kreatif. Penghargaan dibidang ini juga diberikan kepada Akhmad Sobirin (29, Jawa Tengah)

Pemuda asal Pekauman ini bersama para anak-anak kreatif ini memanfaatkan limbah sampah menjadi barang bernilai ekonomis. Sehingga bukan hanya memberikan lapangan kerja baru, tetapi juga mengurangi limbah sampah, terutama sampah yang bias didaur ulang.

Selain Aripin, ada 6 penghargaan lainnya yang diberikan dalam berbagai kategori, seperti dibidang pendidikan diberikan kepada Zainul Arifin (27, Jawa Timur), dibidang lingkungan diberikan kepada Ridwan Nojeng (32, Sulawesi Selatan), dibidang kesehatan diberikan kepada Yoga Andhika (27, Jawa Timur), serta dibidang teknologi diberikan kepada Dewis Akbar (34, Jawa Barat) dan Ihshadengan 10 mahasiswanya mendapatkan penghargaan dbidang ini juga.

Sebagai dewan juri dari SATU Indonesia Awards ke 7 terdiri dari Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana Universitas Indonesia Profesor Emil Salim, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Profesor Nila Moeloek, Guru Besar Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta Profesor Fasli Jalal, Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan Ir Tri Mumpuni dan Pakar Teknologi Informasi Onno W Purbo PhD.

Walikota yang hadir mendamping penyerahan penghargaan ini merasa bangga. Beliau mengungkapkan ini merupakan salah satu inspirasi untk pemuda-pemuda di Kalimantan selatan, khusus nya dibanjarmasin untuk saling menungakan ide-ide kreatif demi terwujudnya unit usaha kerja yang baru.

 

“Ayo pemuda banjarmasin, tunjukan kreatifitas kalian, ciptakan peluang kerja, bersama wujudkan Banjarmasin Baiman.” Seru Ibnu Sina

Pemberian trofi penghargaan langsung diserahkan oleh Prijanto Sugiarto. Para pemenang mendapat bantuan dana sebesar Rp. 55 Juta.