Ekspose parkir meter ini merupakan tindak lanjut studi penerapan parkir meter di Kota Padang yang diresmikan oleh Walikota Padang bulan September 2016 lalu.

         Hasil survey yang dilakukan PT. MATA di Kota Banjarmasin meliputi kegiatan teknis, parkir, kondisi jalan dan permasalahan-permasalahan sosial yang mungkin timbul dimasyarakat. Saat ini kondisi eksisting jumlah satuan ruang parkir (SRP) di 15 (lima belas) ruas jalan adalah 428 buah Mobil dan 2093 buah Motor. Adapun ruas jalan yang dimaksud yaitu Jalan Sudimampir, Parkiran Motor Sudimampir (Ujung), Jalan Sudimampir I A, Jalan Sudimampir I B, Jalan Sudimampir II A, Jalan Sudimampir II B, Jalan Pasar Baru 1, Jalan Pasar Baru 2, Jalan Pasar Baru 3, Jalan Niaga, Jalan Niaga Timur I, Jalan Niaga Timur II, Jalan Niaga Utara, Jalan Katamso I dan Jalan Katamso II.

            Mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir, maka untuk parkir meter diterapkan tarif progress yakni untuk roda dua dengan tarif Rp. 1.000,- pada dua jam pertama dan Rp. 500,- per jam berikutnya. Kemudian untuk kendaraan roda empat dengan tarif Rp. 3.000,- pada dua jam pertama dan Rp. 2.000,- per jam berikutnya. Dan PT. MATA mengusulkan tarif dasar parkir naik Rp. 500,- per lima tahun.

    Nantinya juru parkir bertugas membantu masyarakat dalam mensosialisasikan parkir meter. Idealnya juru parkir per 50 (lima puluh) meter per orang untuk pelayanan.

        Dimensi jalan pada ruas parkir di Kota Banjarmasin memiliki lebar 5 meter sampai 12,3 meter. Alat yang dipakai compact/bisa menyesuaikan dengan karakter jalan. Untuk karakter jalan yang sempit bisa menggunakan alat portable.

        Dalam arahannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan bahwa parkir meter sebuah keharusan untuk Kota Banjarmasin Tahun 2017. Masih adanya keluhan masyarakat terkait parkir. Dalam hal ini Pemerintah Kota Banjarmasin hadir untuk memberikan kepastian kepada masyarakat sebagai pengguna jasa parkir.            

       Karena ini investasi, harus menguntungkan kedua belah pihak. Mengenai titik-titik parkir meter ditentukan kemudian.

         “Pada prinsipnya saya mendukung sepenuhnya, kalau ada kendala di lapangan  agar dibicarakan secara bersama-sama”, ujar Ibnu Sina.

            Pada kesempatan ini Perwakilan PT. Mas Arya Tunggal Abadi (MATA) Ocky melakukan ekspose parkir meter dan dialog dengan Sekretaris Daerah Kota Banjarnasin, Kepala Dishubkominfo Kota Banjarmasin, Perwakilan Satlantas Poltabes Kota Banjarmasin dan SKPD terkait Pemerintah Kota Banjarmasin. (TIE)