Peringatan Hari Pahlawan Ke-71 Tahun 2016 mengusung tema “Satukan Langkah Untuk Negeri”, yangmengandung pesan kepada kita semua untuk bersatu dalam kebersamaan dan kebersamaan dalam persatuan untuk mewujudkan cita-cita negeri yang kita cintai ini.

         Dalam sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan bahwa setiap zaman memiliki tantangannya tersendiri. Dan oleh karena itu, setiap zaman harus mengembangkan respon kepahlawanan yang sesuai dengan zamannya.

       Setelah Indonesia merebut kemerdekaannya, Semangat Kepahlawanan tidak cukup hanya dengan mempertahankan patriotisme defensif, kita butuh patriotisme yang lebih positif dan progresif. Patriotisme sejati bukan sekadar mempertahankan melainkan juga memperbaiki keadaan negeri. Untuk keluar dari berbagai persoalan bangsa hari ini, patriotisme progresif dituntut menghadirkan kemandirian bangsa tanpa terperosok pada sikap anti-asing.

       Sejalan dengan orientasi Trisakti tersebut, Pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil presiden H.M Jusuf Kalla hadir dengan menawarkan VISI transformatif: "Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong."

      Dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut NAWA CITA. Kesembilan agenda prioritas itu bisa dikategorisasikan ke dalam tiga ranah; ranah mental-kultural, ranah material (ekonomi) dan ranah politik.

       Gerakan revolusi mental diharapkan bisa mendorong Gerakan Hidup Baru, dalam bentuk:

1. Perombakan cara berfikir, cara kerja, cara hidup, yang merintangi kemajuan.

2. Peningkatan dan pembangunan cara berfikir, cara kerja, dan cara hidup yang baik.

        Melalui Peringatan Hari Pahlawan 2016 sebagai bangsa yang besar, bangsa yang harus menghargai jasa para pahlawannya, Peringatan Hari Pahlawan diharapkan pula dapat lebih membangkitkan semangat kebangsaan, menumbuh-kembangkan Nilai-nilai Kepahlawanan serta meningkatkan kecintaan kepada tanah air kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-71 Tahun 2016, pesan-pesan pahlawan dibacakan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banjarmasin Drs. Hamdi, M.Si.

       Pada kesempatan ini Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyerahkan Tali Asih kepada para Pejuang Veteran yang diwakili oleh H. Kaspul Anwar Sahdan.

       Peringatan Hari Pahlawan Ke-71 Tahun 2016 dilanjutkan ziarah ke Tugu 9 November di Kelurahan Benua Anyar dan ke Tugu Pahlawan 10 November di Halaman KPPN Banjarmasin.

      Rombongan ziarah yang dipimpin oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Anjar Wicaksana, melaksanakan upacara penghormatan sekaligus peletakan karangan bunga di Tugu Pahlawan.

         Di Tugu 9 November Walikota Banjarmasin bersama FKPD memberikan bantuan kepada keluarga pejuang. (TIE)