Di Kota Banjarmasin ada 1.725 perusahaan yang aktif menjalankan usahanya, terdiri dari 82 perusahaan besar, 218 perusahaan sedang dan 1.425 perusahaan kecil. Jumlah tenaga kerja di perusahaan-perusahaan tersebut, 79.711 orang warga negara Indonesia dan 38 orang warga negara Asing.

            Untuk Tahun 2017, UMK Kota Banjarmasin mengalami kenaikan sebesar 8,29% dari tahun sebelumnya. Hasil dari ekspose ini sebagai rekomendasi Pemerintah Kota Banjarmasin ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

          Dalam arahannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan apresiasi atas kerjasama selama ini dan tripartit yang rutin dilaksanakan. Komunikasi menjadi jembatan menemukan kesepakatan antara pengusaha, dunia usaha dan pekerja, sehingga kedua belah pihak setara dari sisi industrial.

      Banjarmasin sebagai rujukan untuk UMK, karena tertinggi se Kalimantan Selatan. Agar hal ini bisa ditaati oleh pengusaha dan karyawan tidak menuntut di luar kemampuan perusahaan sehingga memberikan dampak mempengaruhi dari sisi pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan warga.

     Saat ini Pemerintah Kota Banjarmasin gencar-gencarnya membangun basis-basis ekonomi dengan upaya untuk menciptakan 500 usaha baru dalam tahun ini. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin dan 7 SKPD Pemerintah Kota Banjarmasin telah melakukan pembinaan, inkubasi dan permodalan sehingga bisa menambah “geliat” ekonomi ditengah perlambatan perekonomian.

     “Teruslah berkomunikasi dengan Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, khususnya perusahaan yang sudah menjalin komunikasi dengan pemerintah. Ketika para wirausaha baru memasuki fase pemagangan akan menempati perusahaan-perusahaan. Mohon kerjasama APINDO dan dunia usaha untuk mendukung program ini. Sehingga mereka bisa menciptakan usaha baru dan merekrut tenaga kerja, mengurangi beban pengangguran di Kota Banjarmasin”, ujar Ibnu Sina.

        Pada kesempatan ini dilakukan dialog antara Walikota Banjarmasin, Dewan Pengupahan Kota Banjarmasin dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin.

 

 

            Pada hari yang sama Bagian Kesra Setdako Banjarmasin menyelenggarakan Silaturahmi Pertemuan Kepala Unit TKA-TPA LPPTKA BKPRMI Se Kota Banjarmasin di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin.

        Hadir pada acara ini Walikota Banjarmasin    Ibnu Sina, Direktur LPPTKA Wilayah Kalimantan Selatan, Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Banjarmasin Drs. M. Yusrin, Direktur LPPTKA Kota Banjarmasin, Jajaran Bagian Kesra Setdako Banjarmasin dan Ustadz/Ustadzah Se Kota Banjarmasin.

      Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini,  semoga semakin meningkatkan tali silaturahmi dan rasa kebersamaan antara pimpinan daerah dengan para kepala unit TKA-TPA LPPTKA BKPRMI Se Kota Banjarmasin.

      Melalui komunikasi yang baik antara Pemerintah, Ulama dan Masyarakat, diharapkan berbagai persoalan yang ada dimasyarakat dapat diselesaikan. Demikian pula Pemerintah Daerah dapat menyampaikan program-program pembangunan yang diharapkan mendapatkan dukungan dari masyarakat. Terkait baca tulis Alqur’an, sesuai visi dan misi Walikota/Wakil Walikota Banjarmasin adalah Program Maghrib Mengaji, agar kelak menjadi generasi yang beriman, memiliki watak dan akhlak mulia di era globalisasi ini.

            “Ke depannya agar BKPRMI dapat lebih meningkatkan peran, fungsi dan tugasnya lagi, terutama yang berkenaan dengan upaya peningkatan kualitas dan kuantitas baca tulis Al Qur’an di Kota Banjarmasin”, ujar Ibnu Sina.