Dipilihnya sekolah dasar sebagai lokasi Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) karena anak sekolah merupakan aset pembangunan masa depan, perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. Sekolah merupakan tempat pembelajaran, jika tidak dikelola dengan baik dapat terjadi penularan penyakit.

         Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran, juga dapat menjadi tempat dengan potensi ancaman penularan penyakit. Disamping itu usia sekolah merupakan masa rawan terserang bebrbagi penyakit. Munculnya berbagai penyakit yang menyerang anak usia sekolah, umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Oleh karena itu menanamkan nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan mutlak untuk menjaga dan melindungi anak sekolah.

        Kegiatan yang mengusung tema “Jadikan Cuci Tangan Pakai Sabun Kebiasaan Sehari-hari Sejak Usia Dini” ini, bertujuan menciptakan kebiasaan hidup sehat yang berkesinambungan di kalangan anak sekolah dan masyarakat Kota Banjarmasin pada umumnya akan pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun dalam kehidupan sehari-hari hingga menjadi suatu perilaku keseharian masyarakat, sehingga angka kematian anak-anak dapat diturunkan.

       Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr. Siti Wasilah, M.Si, Med menyampaikan bahwa Cuci Tangan Pakai Sabun merupakan salah satu indikator PHBS. Cuci tangan merupakan perilaku hidup sehat yang sudah diperkenalkan pada anak-anak sejak kecil. Dengan demikian, pola hidup bersih dan sehat tertanam kuat pada diri pribadi anak-anak dan anggota keluarga lainnya. Namun perilaku sehat ini masih belum menjadi budaya masyarakat kita dan masih dilakukan sekedarnya.

       Cuci tangan dengan air saja tidak cukup, mencuci tangan pakai sabun dapat mencegah penyakit yang menyebabkan kesakitan jutaan anak-anak dan atau kematian setiap tahunnya. Cuci tangan pakai sabun juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s) target ke-6 yaitu menjamin air bersih dan sanitasi untuk semua.

       “Saya mengajak, menghimbau dan mengharapkan kegiatan ini bukan hanya kita anggap sebagai seremoni belaka, tapi makna yang lebih adalah kita biasakan perilaku hidup sehat dengan membiasakan/ membudayakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) demi mewujudkan Banjarmasin Sehat”’ ujar Siti Wasilah.

            Pada kesempatan ini Ketua TP PKK  Kota Banjarmasin didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin membuka secara resmi pencanangan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan memperagakan CTPS yang benar kepada para hadirin.