Sebanyak 20 orang yang masuk IGD serta 6 orang dirawat inap. Salah satu korban rawat inap, Isnawati, yang dikunjungi oleh Ibnu Sina mengungkapkan bahwa beliau setela mengonsumsi makanan tersebut tiba-tiba langsung muntah dan dan merasakan pusing.

Dalam wawancara, ibnu sina menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati mengosumsi makanan yang dijual, dan meminta kepada BPOM untuk segera mencek dan secara rutin memantau produksi nasi bungkus yang dijual kepada masyarakat, bukan hanya itu, tetapi juga seluruh panganan olahan yang dikemas lainnya.

“karena keamanan pangan merupakan prioritas, bukan hanya yang sifatnya meracuni makanan tapi juga bahan-bahan yang sifatnya berbahaya, dan tidak aman dikonsumsi sehingga perlu adanya pemantauan secara rutin oleh BPOM, Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya” ujar Ibnu Sina

Kejadian ini juga mendapat respon Gubenur Kalimantan Selatan yang langsung mengunjungi korban di RSUD. Ulin pukul 01.00 dini hari. (Humpro-Bjm)