Hadir pada acara ini Asisten Perekonomian Setdako Banjarmasin Drs. H. Hamdi, Kepala Bagian Kesra dan Kemasyarakatan Setdako Banjarmasin H. Muhammad Isa Anshari, SE, M.AP, Camat Banjarmasin Utara Apiluddin Noor, S.Sos, Para Lurah dan peserta sosialisasi maghrib mengaji.

       Sosialisasi program maghrib mengaji merupakan penjabaran visi dan misi Pemerintah Kota Banjarmasin “Baiman” Barasih Wan Nyaman dilaksanakan di 5 (lima) se Kota Banjarmasin.

      Dalam sambutan Walikota Banjarmasin yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian Setdako Banjarnasin Drs. H. Hamdi, menyampaikan bahwa melalui Magrib Mengaji akan semakin meningkatkan tali silaturahmi dan rasa kebersamaan antara pimpinan daerah dengan para ulama khususnya pengurus masjid, tokoh masyarakat dan ustadz-ustadzah sekecamatan Banjarmasin Utara. Pemerintah Daerah juga dapat menyampaikan program pembangunan yang diharapkan mendapat dukungan dari segenap lapisan masyarakat.

      Maghrib mengaji merupakan budaya yang mengakar seiring masuknya agama islam di tanah banjar. Dengan suasana hening didalam melaksanakan ibadah, magrib mengaji menemukan kembali suasana yang mengakar bagi orang banjar.

      Maghrib mengaji ini membawa dampak positif perkembangan dan pembinaan akhlak khususnya anak-anak dan remaja, meliputi 3 (tiga) aspek, yaitu Aspek Aktif, mengaji secara tidak langsung mampu mempengaruhi sifat anak menjadi lebih peka terhadap sifat ketuhanan. Aspek Kognitif, dengan menghapal ayat-ayat Al Qur’an memperkuat struktur otak dan Aspek Psikomotorik, dengan membaca Al Qur’an memperkuat peredaran darah.

     “Melalui Maghrib Mengaji diharapkan dapat menangkal pengaruh negatif dikalangan anak-anak dan para remaja yang dapat merugikan generasi muda”, ujar Ibnu Sina

        Diakhir sambutan atas nama Walikota Banjarmasin, Sosialisasi Maghrib Mengaji Bagi Pengurus Masjid, Tokoh Masyarakat dan Ustadz-Ustadzah Sekecamatan Banjarmasin Utara secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian Setdako Banjarmasin Drs. H. Hamdi. (Humpro-bjm)