Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, bersama istri yang sekaligus ketu TP. PKK Kota Banjarmasin, Siti Wasilah, menjenguk 6 (enam) ekor Bekantan yang masih dirawat di pusat Rehabilitasi satu-satunya di Kalimantan ini. Sambil bercengkrama dengan para anggoa komunitas, Ibnu sina memberikan makan kepada primata berbulu coklat dan berhidung besar ini.

Menurut beliau perlu adanya sosialisasi dan pengarahan kepada masyarakat yang masih memelihara atau berburu satwa langka ini untuk diserahkan ke pusat rehabilitasi.

“Dengan adanya kesadaran diri dari masyarakat tentang pentingnya melestarikan bekatan ini, maka mereka ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem disekitarnya.” Ujar Ibnu

Ibnu sina juga menegaskan bahwa pemerintah akan menjalankan beberapa program khusus dalam meupaya melestarikan primata ini.

“Kita akan menjalankan program Bekatan Pulang Kampung, dengan menjemput beberapa kelompok bekantan yang sdh merantau elama 17 tahun di Kebun Satwa Surabaya, tetapi hal ini perlu dukungan dari semua pihak dan izin dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementeran Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk terlaksananya program ini.” Tegas Beliau

Beliau juga mengusahakan agar Taman Satwa Jahri Saleh yang sekarang memiliki 2 (dua) ekor bantan bisa menjadi salah satu pusat rehabilitasi di Banjarmasin.

“Kedepannya kita juga mengupayakan adanya penangkaran sehingga kita bisa mengembangbiakan primata berhidung mancung ini.” Harap Ibnu (Humpro-BJM)