Menurutnya, keberadaan Pasar Wadai tidak hanya menyediakan sarana untuk berbuka puasa saja, tetapi juga untuk menggeliatkan perekonomian Kota Banjarmasin dari sektor kuliner.

Mudah-mudahan, katanya lagi, kegiatan tradisi pasar wadai Ramadan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. “Hanya di Pasar Wadai kita bisa menikmati 41 macam kue khas banjar,” ucapnya.

Ibnu Sina yang saa itu didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Banjarmasin juga berkesempatan menyerahkan bingkisan kepada petugas kebersihan, DLH, Satpol PP, Dishub dan Kepolisian.

Sementara itu, Ustad Kasif Heer yang secara khusus datang untuk memberikan kultum bagi seluruh pengunjung Pasar Wadai Ramadan mengajak, semua yang hadir untuk selalu ingat dan berdoa kepada Allah SWT. “Ada 3 jenis doa yang didengar oleh Allah SWT. Salah satunya adalah doa orang berpuasa sambil menunggu waktu berbuka puasa,” ujarnya.(humpro-bjm)