Untuk program Kampung KB, Kampung Baiman ini, terang Ibnu Sina lagi, Pemko Banjarmasin menargetkan di satu kecamatan terdapat sebuah kampung KB, Kampung Baiman. “Mudah-mudahan dengan makin banyaknya Kampung KB, Kampung Baiman, maka makin terintegrasi penanganan KB dengan Program Baiman,” katanya.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti wasilah, dan Wakil Ketua I dan II TP PKK Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah dan Hj Aneta Olpah itu, Ibnu Sina juga berpesan agar para Lurah dan Camat se Kota Banjarmasin untuk memperhatinak wilayah mereka yang telah dicanangkan sebagai Kampung KB, Kampung Baiman. “Tolong para Lurah dan Camat untuk memperhatikan dan melaksanakan program disemua aspek. Kampung KB, Kampung Baiman ini tidak hanya soal KB saja, tetapi mencakup keseluruhan program pemerintah kota,” ucapnya.

Insyaallah, kata mantan anggota DPRD Kalsel ini lagi, dengan kebersamaan serta partisipasi masyarakat dapat mewujudkan Program Pemko Banjarmasin menjadikan Kota Banjarmasin sebagai kota Baiman.

Sementara itu, Kepala Dinas KB dan Pengendalian Penduduk, Wadyan dalam laporannya mengatakan, Kampung KB, merupakan salah satu program pembangunan nasional. “Program KB secara makro dilakanakan untuk mengendalikan kelahiran, sedangkan secara mikro untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia,” jelasnya.

Dengan terintegrasinya Kampung KB dan Kampung Baiman, lanjutnya, diharapkan dapat mensejahterakan masyarakatnya.

Dari pantauan, pencanangan Kampung KB, Kampung Baiman itu ditandai dengan dilakukannya penandatangan prasasti oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Banjarmasin Selatan beserta Ketua TP PKK Kecamatan Banjarmasin Selatan dan Direktur Bank Kalsel.(humpro-bjm)