Ibnu Sina meminta, selama berada di tanah suci calon jamaah haji asal Kota Banjarmasin dapat menjaga nama baik Kota Banjarmasin, nama baik Provinsi Kalsel dan nama baik negara Indonesia . “Dan jangan lupa bawa terus slayer Kota Banjarmasin. Mudah-mudahan seluruh jamaah sehat dan dapat melaksanakan ibadah dengan baik, dan kembali ke Banjarmasin dengan sehat, serta menjadi haji yang mambrur,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin, H Sofrayani menjelaskan, jumlah jamaah haji Kota Banjarmasin tahun 2017 sebanyak 759 orang, terdiri dari 319 laki-laki dan 440 orang perempuan.

Dari wilayah Kecamatan Banjarmasin Selatan, terangnya lagi, calonn jamaah haji yang berangkat berjumlah 177 orang, dari Banjarmasin Timur sekira 168 orang, dari wilayah Banjarmasin Tengah sekira 123 orang, dari Banjarmasin Barat berjumlah sekira 117 orang dan dari Banjarmasin Utara sekira 174 orang. “Usia termuda jamaah asal Kota Banjarmasin 18 tahun dua orang dan jamaah paling tua berusia 80 tahun satu orang dan 79 tahun satu orang,” katanya.

H Sofrayani berharap, para calon jamaah haji benar-benar telah memahami, menghayati dan merealisasikan dengan baik semua tuntutan manasik yang telah dipelajari. “Sehingga para jamaah calon haji benar-benar dapat melaksanakan ibadah haji secara mandiri, tidakbergantung pada orang lain, dapat menunaikan semua rukun, wajib dan amalan haji serta umroh lainnya dengan sempurna,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan yang dihadiri Assisten I Bidang Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Banjarmasin  H Gazi Akhmadi dan Kabag Kesra Setda Kota Banjarmasin M Isa Ansari terdiri dari solat hajat bersama, pengalungan slayer kepada calon jamaah haji termuda dan tertua oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan pelepasan calon jamaah haji oleh Kamenag Kota Banjarmasin dan  Walikota Banjarmasin.(humpro-bjm)