Usai melaksanakan wukuf, rombongan kloter 1, Banjarmasin melanjutkan kegiatannya dengan solat berjamaah dan bertidak sebagai imannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina. “Usai melaksanakan solat kami membaca wirid dengan dipimpin KH Abdul Qodir Syukur kemudian dilanjutkan dengan khutbah wukuf oleh Drs H Syukriansyah,”  ujar Ibnu Sina, Jumat (01/09).

Dalam khutbahnya, Drs H Syukriansyah menyampaikan tentang beberapa hal yang berkaitan dengan kegiatan wukuf, diantaranya, pengertian wukuf yang merupakan kesempatan mengenal diri dan penyesalan, wahana training spiritual agar menjadi lebih baik. Kemudian memaknai larangan-larangan ihrom (wewangian, jidal dan rafas, menjaga tanaman dan keseimbangan ekosistem). Selanjutnya tentang ajakan memeluk agama Islam secara kaffah. Persaudaraan muslim se dunia, dan Muhasabah diri menjadi harmoni antar pemimpin dan rakyatnya.

Wukuf di Arafah mulai dilaksanakan tanggal 31 Agustus 2017  waktu setempat. Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan Talbiyah yang dilakukan serentak oleh seluruh jamaah haji termasuk jamaah haji Indonesia. Aktifitas wukuf akan berakhir pada Jumat tanggal 1 September 2017. Para jamaah yang telah wukuf kemudian melanjutkan rangkaian ibadah hajinya dengan menuju Musdalifah untuk melaksanakan Mabit (berdiam diri), yang kemudian dilanjutkan dengan mengumpulkan krikil yang akan digunakan untuk melepar jumrah di Kota Mina.(humpro-bjm)