Setelah melakukan presentasi dan bertemu dengan Mayor of Deventer Netherland Mr A Heidema, serta arsitek Netherland Ir O H (Obbe) Norbruis, H Ibnu Sina dan rombongan melanjutkan kegiatannya dengan mengikuti pembukaan Europalia Art Festival Indonesia di Paleis des Beaux Brussel. Menariknya, dalam pembukaan kegiatan tersebut, terlihat hadir Wakil Presiden RI Yusuf Kalla dan Raja Belgia beserta permaisurinya. Tak hanya itu, para Menteri, Gubernur Jawa Barat dan Walikota Bandung, juga terlihat mengikuti pembukaan acara tersebut. “Acara itu menampilkan kesenian dari beberapa daerah di Indonesia seperti Tari Saman dari Aceh, kemudian Tari Topeng Losari dari Cirebon Jawa Barat dan Tari Papua,” ujar Ibnu Sina, Rabu (11/10). Europalia Festival di tahun 2017 ini, jelasnya, telah dilaksanakan untuk ke 26 kalinya. Hebatnya, yang bertindak sebagai partner eventnya adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. “Kegiatan Europalia Indonesia itu menampilkan kreasi artistik melalui pameran, pertunjukan tari, musik, sastra dan film hasil kolaborasi 2 tahun para pakar, kurator dan seniman,” jelasnya. Lalu apa yang dibawa dan diperlihatkan Pemko Banjarmasin saat berada di Belanda. Masih menurut orang nomor satu di Kota Banjarmasin ini, mereka membawa beragam kerajinan khas kota seribu sungai untuk digelar dalam pameran kerajinan di negara tersebut. Bahkan, terang suami Hj Siti Wasilah ini, untuk melengkapi gambaran tentang keberagaman dan kekhasan yang dimiliki kota berslogan Baiman, mereka juga memamerkan beragam foto hasil jepretan para fotografer Bumi Kayuh Baimbai yang tergabung dalam komunitas Aura Borneo. Seperti pemberitaan sebelumnya, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) berangkat ke Kota Den Haag, Belanda. Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 7 hingga 14 Oktober 2017 dan diikuti para kepala daerah di Indonesia yang tergabung dalam JKPI itu bertujuan, untuk berbagi pengalaman tentang pelestarian bangunan kuno, arsitektur lanskap atau seni pertamanan, dan bagaimana menjaga warisan kota serta apa saja kriteria kota yang nyaman untuk dapat ditempati.(humpro-bjm)