Dihari yang sama, Hermansyah juga melakukan Sidak di kawasan Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, dan mendapati pelataran kawasan pasar modern itu dipenuhi dengan pedagang kaki lima serta parkir sepeda motor. Melihat pemadangan tersebut, Hermansyah langsung memerintahkan para pedagang dan sepeda motor yang terparkir di depan pintu masuk untuk dialihkan ke tempat semestinya. “Kalau ada sepeda motor yang parkir sembarangan, tolong para petugas parkir untuk melaporkannya ke Pos Dishub dan Satpol PP yang ada di sini. Jadi nanti petugas yang akan menindak para pengendara yang parkir tidak pada tempatnya itu,” katanya. Tak hanya itu, dalam Sidak bersama Kadis Perindag Kota Banjarmasin, jajaran Dishub Kota Banjarmasin dan petugas Satpol PP Kota Banjarmasin itu, Hermansyah juga melakukan pemantauan terhadap kebersihan lingkungan pasar tersebut. Hasilnya, beberapa orang pedagang makanan kedapatan membiarkan sampah bekas dagangannya beserakan. Makanya, ia kemudian memerintahkan pedagang tersebut untuk segera membersihkan sampah bekas dagangannya yang berserakan. “Tolong sampah –sampah itu dikumpulkan. Jangan dibiarkan berserakan. Bagaimana mau barasih dan nyaman pasar ini, kalau sampah-sampahnya dibuang sembarangan,” ucapnya. Mantan anggota DPRD Kalsel ini kemudian menjelaskan, pada dasarnya Pemko Banjarmasin tidak pernah melarang seluruh pedagang untuk menggelar usahannya. Hanya saja, terangnya, dalam menjalankan usahanya hendaknya mengikuti semua aturan yang berlaku. “Tidak ada larangan bagi pedagang untuk berusaha. Silakan mereka berusaha, tapi jalan jangan ditutup, sehingga para pengunjung pasar dapat nyaman ketika mengunjungi pasar ini. Jangan sampai nanti pedagangnya susah berusaha, dan pembelinya pun susah untuk berbelanja,” jelasnya. Hermansyah pun menghimbau, agar seluruh komponen masyarakat kota seribu sungai untuk bersama sama Pemko Banjarmasin membenahi kota. (humpro-bjm)