Untuk pemenang kedua, para juri memilih rumah produksi kain sasirang Kasasiur dengan tema Sasirangan Gasing Bahangkup . Sedangkan pemenang ke tiga Andri Ardia dengan tema Sasirangan Flora Fauna Banua. Menurut Hj Siti wasilah, dengan adanya lomba membuat motif sasirangan ini, Dekranasda Kota Banjarmasin berupaya untuk mempromosikan kerajinan Kota Banjarmasin hingga ke tingkat nasional. “Alhamdulillah lomba desain motif kain sasirangan ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di tahun 2017. Kami berharap melalui kegiatan lomba desain motif kain sasirangan se Kota Banjarmasin ini, muncul motif-motif sasirangan baru yang dapat menambah kekayaan motif sasirangan yang sudah ada, tetap dengan mempertimbangkan unsur kearifan lokalnya,” ucapnya, Kamis (02/11). Pemenang dalam lomba desain motif sasirangan, bebernya, juara pertama akan mewakili Kota Banjarmasin dalam event yang sama, di tingkat Provinsi, dan berpeluang untuk besaing dengan produk kerajinan yang lain ada di Provinsi Kalsel dalam event dekranas Award 2018. Dari data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, saat ini di Kota Banjarmasin terdapat 61 perajin sasirangan yang sudah memiliki merek sendiri. (humpro-bjm) 5 Lampiran Klik di sini untuk Balas, Balas ke semua, atau Teruskan 8,59 GB (57%) dari kuota 15 GB telah digunakan Kelola Persyaratan - Privasi Aktivitas akun terakhir: 20 jam yang lalu Detail