Kawasan yang menjadi tujuan dalam kegiatan tersebut kawasan Sungai Jelai, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Dengan menggunakan perahu bermotor (klotok), orang nomor satu di kota seribu sungai itu menjajal trip baru tersebut. “Hari ini kita ujicoba untuk “HaloMasin” trip. Ini adalah rute susur sungai yang ada wisata alamnya, hasil rancangan Tim IKKON dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia yang sudah berada 4 bulan di Banjarmasin, dan diakhir kegiatannya menawarkan sebuah trip baru untuk susur sungai,” ujar H Ibnu Sina. Salah satu keunikan yang dapat dinikmati para wisatawan dalam susur sungai wisata alam ini, lanjutnya, melihat kehidupan asli masyarakat Kota Banjarmasin yang berada di pesisir sungai. Keunikan wisata ini sangat berbeda salah satunya melihat anak-anak berangkat sekolah dengan menggunakan jukung (perahu). Kontak sosialisasi antara kita sebagai pengunjung dengan anak-anak menjadi human interest yang sangat luar biasa, dan momen2 kemanusiaan yang saya kira jarang sekali ditemukan,” jelasnya. Memang sekolah disini cukup jauh dari perkotaan, bebernya, dan para siswa berangkat sekolah tergantung kondisi air yang pasang surut. Namun begitu, secara resmi Pemko Banjarmasin sedang merancang jalan darat, dan hal ini mudah-mudahanan tidak mengurangi nilai dari keunikan wisata alam ini. “Kami tetap komitmen untuk memajukan dunia pendidikan, walaupun sekolah ini letaknya terpencil tetapi tetap bagian dari kota Banjarmasin, dan terus akan kita perhatikan,” pungkasnya.(humpro-bjm)