Dasar pelaksanaan kegiatan ini yaitu Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 9 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas, dan Keputusan Walikota Banjarmasin Nomor 352 Tahun 2016 tentang Forum SKPD Peduli Disabilitas Kota Banjarmasin.

            Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang keberadaan Forum SKPD Peduli Disabilitas di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin. Membangun Mainstreaming Disability atau pengarusutamaan disabilitas dalam perencanaan program pada jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin. Dan memberikan pemahaman tentang hak-hak disabilitas sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Penyandang Disabilitas Nomor 8 Tahun 2016.

            Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan bahwa selaku Pemerintah Daerah kita wajib menyukseskan apa yang telah diamanatkan oleh Pemerintah dan Undang-Undang. Melalui Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2013 tentang Perlindungan Hak-Hak Disabilitas, Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen untuk mewujudkan kota inklusi dan kota ramah disabilitas.

            Kini melalui Forum SKPD Peduli Disabilitas sebagai wadah koordinasi antar SKPD diharapkan akan lebih mendorong upaya perlindungan dan pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas melalui aksesibilitas dan harmonisasi.

            “Saya harap para anggotanya bisa segera bekerja mengidentifikasi segala kebutuhan penyandang disabilitas sesuai tugas pokok dan fungsinya, rencanakan serta laksanakan program dan kegiatan dalam rangka perlindungan dan pemenuhan hak-hak disabilitas yang dapat bersinergi dengan SKPD terkait ” ujar Ibnu Sina.

            Pada kesempatan ini Walikota Banjarmasin menyerahkan SK Forum SKPD Peduli Disabilitas ke Ketua Forum Ir. Nurul Fajar Desira, CES. Dan penyerahan Simbol Bahasa Isyarat oleh SAPDA ke Walikota Banjarmasin.

            Narasumber kegiatan Penguatan Forum SKPD Peduli Disabilitas Kota Banjarmasin dan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 yakni : Perwakilan the Asia Foundation dengan materi Program Peduli dan Fasilitator SAPDA dengan materi Undang-Undang Disabilitas Nomor 8 Tahun 2016.

Di lain kesempatan, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Siti Wasilah Ibnu Sina, mengadakan kegiatan bakti sosial diawali pada dua kecamatan sekaligus, yaitu di Kecamatan Banjarmasin Tengah dan Kecamatan Banjarmasin Barat, dengan pemberian sembako, yang barangnya berasal dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin. Kegiatan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari Tanggal 21, 23 dan 24 Juni 2016 dilaksanakan pada 5 Kecamatan di Kota Banjarmasin.

“Pada tahun ini, sembako yang bisa dibagikan sebanyak 2000 paket, dan terbagi di 5 Kecamatan Kota Banjarmasin,” ujar Siti Wasilah

Sembako yang yang dibagikan berupa, beras 3 kg, teh celup 1 kotak, gula 1 kg, sarden 3 kaleng, minyak goreng 1 liter.