Selain itu, orang nomor satu di kota seribu sungai ini juga menyatakan, akan berusaha memenuhi semua harapan para guru dan pengurus PGRI Kota Banjarmasin dengan cara bertahap, termasuk tentang keinginan para pengurus PGRI Kota Banjarmasin memiliki kantor sekretariat, kemudian menggelar upacara sendiri, dan meminjam pakai armada pemko Banjarmasin untuk kegiatan upacara hari PGRI di Kabupaten Tabalong pada tanggal 18 Desember nanti. “Untuk keinginan melaksanakan upacara sendiri kami persilakan, untuk peminjaman mobil bus, kami instruksikan bagian umum meminjamkannya, sedangkan untuk kantor Sekretariat PGRI akan kami penuhi secara bertahap,” kata Ibnu Sina, Sabtu (18/11). Dihadapan Ketua PGRI Provinsi Kalsel HM Hatta, Ibnu Sina juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran PGRI yang telah menjadikan Ibukota Provinsi Kalsel ini sebagai barometer pendidikan tingkat provinsi dan nasional. Untuk diketahui, keinginan para pengurus PGRI Kota Banjarmasin untuk memiliki Kantor Sekretariat itu disampaikan langsung oleh Ketua PGRI Kota Banjarmasin Nasriansyah. Katanya, hingga saat ini para pengurus PGRI belum memiliki kantor sekretariat. “Kami pengurus sampai sekarang belum memiliki tempat. Kalau bisa kami dipinjamkan tempat yang belum terpakai oleh pemerintah kota, sehingga kami bisa fokus untuk melakukan koordinasi,” ujarnya saat menyampaikan sambutannya. Harapan lain yang disampaikan Nasriansyah tentang keinginan PGRI untuk menggelar upacara tersendiri saat peringatan hari-hari besar yang berhubungan dengan organisasi PGRI, dan meminjam armada Pemko Banjarmasin untuk mengikuti upacara Hari PGRI tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Tabalong. Sementara itu, dalam kegiatan yang dihadiri Kadisdik Kota Banjamasin Totok D, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Rahmadi mengatakan, kegiatan konfrensi kerja 2 PGRI Kota Banjarmasin ini dihadiri sebanyak 140 orang terdiri dari 5 utusan cabang ditambah 1 utusan cabang khusus Kemenag, penasehat, kepala sekolah SD, SMP, dan SMA, Kepala UPT serta para pengawas.(humpro-bjm)