Ferdi Irwan. Ia berhasil meraih predikat Alpha Zetizen of the Year 2017 dalam kompetisi Zetizen Nasional Challenge. Pelajar Kota Banjarmasin ini berhak berangkat ke New Zealand selama 10 hari dari tanggal 24 November, untuk menampilkan kesenian khas Kalsel, Madihin. Uniknya, ia akan membawa kesenian tradisional tersebut dengan menggunakan bahasa inggris. Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan apresiasinya terhadap Ferdi. Menurutnya, kegiatan yang telah dilakukan Ferdi tak hanya membanggakan tapi juga membawa inspirasi bagi seluruh masyarakat Bumi Kayuh Baimbai. “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi warga kota. Apalagi yang bersangkutan masih pelajar dan semangatnya luar biasa. Semuda ini sudah membawa nama Kota Banjarmasin ke dunia internasional. Mudah mudahan bisa menjadi contoh bagi generasi muda di kota ini,” ujar Ibnu Sina saat menerima kunjungan Ferdi di ruang kerjanya, di Balai Kota Banjarmasin, Kamis (23/11). Masih menurut Ibnu Sina, semua pemuda dan pemudi di kota ini juga bisa berprestasi seperti Ferdi. Asalkan, jelasnya, memiliki kemauan dan kerja keras untuk menjadi yang terbaik. “Kalo kita punya kemauan pasti ada jalannya dan Ferdi merupakan anak yang sangat aktif sekali, makanya Pemko Banjarmasin selalu siap untuk bersinergi dengan bersangkutan,” tandasnya. Untuk diketahui, kompetisi Zetizen Nasional Challenge adalah aksi anak muda di seluruh Indonesia yang mampu menjadi inspirasi, dan dinilai berkontribusi untuk negeri serta memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitar. Syarat untuk mengikuti Zetizen Nasional Challenge satu diantaranya meminta peserta memasang foto aksi mereka dengan diberi keterangan aksi positif yang dilakukan. Kompetisi ini biasanya bersifat individu dengan usia peserta sekira 13 hingga 20 tahun.(humpro-bjm)