Betapa tidak, dalam kegiatannya di Negara Australia, orang nomor satu di kota seribu sungai ini berhasil mengajak tiga instusi negeri Kangguru itu, untuk menanamkan investasinya di Kota Banjarmasin. Ketiga instisusi yang berminat melakukan kerjasama dengan Pemko Banjarmasin itu antara lain, TAFE Queensland pada bidang pendidikan vokasi dan training bahasa, beberapa travel agent untuk promosi wisata sungai dan House of Indonesia untuk produk kerajinan dan makanan. “Saat pertemuan antara para investor, relasi dengan Gubernur dan Walikota, ada 3 institusi yang berminat melakukan kerjasama dengan Pemko Banjarmasin yaitu TAFE Queensland pada bidang pendidikan vokasi dan training bahasa, beberapa travel agent untuk promosi wisata sungai dan House of Indonesia untuk produk kerajinan dan makanan,” ujar Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Senin (27/11) Selain itu, lanjutnya, dalam kesempatan tersebut investasi untuk kawasan Pelabuhan Terpadu Mantuil agar bisa dikembangkan juga telah tawarkan. Bahkan, saat sesi kelas tourism, suami Hj Siti Wasilah ini kembali menawarkan kepada para calon investor untuk menanamkan investasinya di sektor pariwisata berbasis budaya sungai seperti, pengembangan wisata pasar terapung dan susur sungai. Saat pertemuan dengan Walikota Campbelltown, Mr Simon Brewer yang difasilitasi oleh Duta Besar Indonesia untuk Australia, Kristiarto Soeryo Legowo, hal menarik lainnya yang dibicarakan Ibnu Sina adalah tentang skema kerjasama sustainable infrastructure untuk pembangunan fasilitas publik, sharing pengelolaan sampah kota dan pelayanan publik. Untuk diketahui, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bertolak dari Kota Banjarmasin menuju Negara Australia untuk mengikuti kegiatan Indonesia Australia Business Summit (IABS) 2017, di Adelaide. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempertemukan para pelaku bisnis dan menawarkan peluang usaha dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dari Kota Banjarmasin, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Sulawesi Selatan, dan Kota Ambon. Kedatangan para kepala daerah di Indonesia itu, disambut langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Australia Kristiarto Soeryo Legowo, dan Kepala BKPM Thomas Lembong. Sedangkan kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur South Australia Mr Hieu Van Le bersama Minister for Investment and Trade of Australia Martin Hamilton Smith.(humpro-bjm)