Penyerahan penghargaan yang dilaksanakan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta Pusat itu, dilakukan langsung oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI dr Anung Sugihartono, M Kes dan diterima langsung oleh Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah. “Syukur alhamdulillah Kota Banjarmasin kembali mendapatkan penghargaan. Ini semua berkat kerja keras semua pihak. Mudah-mudahan tahun ke depan kita dapat meningkatkan kan lagi kategori penghargaan ini,” ujar Hermansyah, Selasa (28/11). Untuk diketahui, yang dimaksud dengan Swasti Saba adalah Kawasan Kabupaten Kota yang Sejahtera. Ada tiga tingkatan swasti saba yang diberikan Kemenkes yaitu tingkat pemantapan (Padapa), pembinaan (Wiwerda) dan Pengembangan (wistara). Padapa diartikan sebagai bertunas, yaitu konsep hidup sehat dan sejahtera mulai mendapat dukungan masyarakat dan lintas sektor. Wiwerda artinya bertumbuh, yaitu konsep hidup sehat dan sejahtera telah di dukungan masyarakat dan secara luas. Dan Wistara artinya Pengembangan, yaitu konsep hidup sehat dan sejahtera telah berkembang dan membudaya di masyarakat. Hermansyah berharap, ke depannya sinergisitas antara pemerintah dan masyarakat lebih bisa terjalin lagi, sehingga target untuk mendapatkan penghargaan kota sehat dengan kategori Padapa, dapat tercapat. Kepala Seksi KKO Dinkes Kota Banjarmasin Kuswanta menjelaskan, tahun 2015 lalu Kota Banjarmasin telah berhasil mendapatkan penghargaan Swasti Saba dengan kategori Wistara. Dan setelah dilakukan penilaian lagi oleh jajaran Kemneterian Kesehatan untuk lomba Kota Sehat, terangnya, maka di tahun 2017 ini Pemko Banjarmasin kembali berhasil mendapat penghargaan yang sama dengan kategori satu tingkat lebih tinggi. “Sesuai dengan harapan seluruh masyarakat Kota Banjarmasin, insyaallah tahun 2019 nanti kita akan mendapatkan penghargaan ini lagi dengan kateori setingkat lagi lebih tinggi,” ucapnya. Keberhasilan, lanjutnya, bukan semata-mata hasil kerja keras satu instansi saja, tetapi keberhasilan ini merupakan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat bersama-sama jajaran Pemko Banjarmasin. “Terima kasih kepada masyarakat dan SKPD yang telah membantu kami hingga Kota Banjarmasin berhasil mendapatkan penghargaan ini. Ke depan, mudah-mudahan kita bisa mendapatkan penghargaan yang lebih maksimal,” tandasnya. Dalam kegiatan tersebut, Menteri Kesehatan RI, Prof Dr dr Nila Djuwita F Moeloek, Sp.M (K) mengajak para kepala daerah untuk bersinergi dengan semua elemen dalam mewujudkan lingkungan yang sehat serta taraf kesehatan masyarakat yang berkualitas. "Kita melihat indeks pembangunan manusia dimulai dari kesehatan. Dengan kesehatan kita bisa beraktifitas, bisa berpendidikan dan sejahtera," katanya.(humpro-bjm)