Hal tersebut dibuktikan Asman Abnur dengan menerima langsung permohonan formasi tenaga medis dan non medis untuk persiapan pengisian tenaga di Rumah Sakit Sultan Suriansyah, Kota Banjarmasin, yang diserahkan oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina. Asman Abnur berharap, formasi jabatan yang diusulkan untuk diangkat menjadi ASN harus sesuaikan antara kebutuhan tenaga dan SDM individu yang diperlukan. “Jangan sampai membangun SDM di daerah itu tidak sesuai dengan kopetensinya. Jangan ada lagi kebutuhan formasi ASN itu tidak terencana,” ujarnya, saat menerima kedatangan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina di ruang tamunya, Kamis (30/11). Tak hanya itu, orang nomor satu dijajaran Kemenpan RB ini juga menginginkan pihak BKDPP Kota Banjarmasin bisa menggunakan aplikasi i-formasi untuk merencanakan kebutuhan tenaga. “Silakan analisa kebutuhan sesuai keperluan, kemudian nanti kalau memang kurang silakan ajukan lagi usul formasinya, nanti kita fasilitasi kalau bisa sebelum akhir tahun ini,” ucapnya. Dijelaskannya, rekrutmen tenaga ASN yang berkualitas , merupakan salah satu kunci utama keberhasilan pemerintahan. Bila para ASNnya berkualitas sesuai dengan kompetisi yang diperlukan, maka sistem administrasi pemerintahannya pun akan bagus. Selain menyerahkan usulan formasi untuk tenaga medis dan medis tersebut, pertemuan yang juga dihadiri Asisten Bidang Perekonomian H Hamdi, Kadis Kesehatan dr Anis, dan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Banjarmasin Ir Sugito, H Ibnu Sina juga menjelaskan tentang visi dan misi Pemko Banjarmasin, yang ingin menjadikan kota seribu sungai sebagai daerah perdangan dan pariwisata. Namun, lanjut orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai ini, dengan adanya regulasi yang meleburkan Dinas Sungi menjadi satu dengan Dinas Pekerjaan Umum, maka ia berharap pemerintah pusat bisa memberikan kebijakan agar Kota Banjarmasin bisa menghidupkan lagi Dinas Sungainya. Menanggapi hal tersebut, kembali Asman Abnur menyatakan, akan mencatat semua keperluan terkait visi dan misi Kota Banjarmasin, dan untuk sementara waktu ia meminta kepada Walikota Banjarmasin agar memaksimalkan dan memperkuat SDM ASN yang kini bertugas di Bidang Pengairan. Dari informasi terhimpun, usulan formasi yang telah diterima Kemenpan RB itu sekira 199 formasi. Jumah tersebut untuk kebutuhan tenaga medis dan non medis di tahun 2019 nanti. Jumlah tersebut rencananya akan ditambah lagi mengingat keperluan untuk seluruh tenaga medis dan non medis dalam operasional RS tersebut sekira 300 formasi.(humpro-bjm)