Hal tersebut dikatakan Hermansyah mengingat, para pelajar tersebut merupakan penerus tongkat estafet kepemimpinan di kota seribu sungai yang harus sehat fisik dan rohaninya. Dalam kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok D itu, Hermansyah juga berpesan, agar para guru juga memperhatikan kemajuan pendidikan siswanya. Mudah-mudahan, lanjut Hermansyah, dengan adanya kegiatan Jambore UKS ini, para siswa dapat lebih memiliki pengetahuan tentang kesehatan, termasuk cara hidup sehat, dan memiliki nilai serta sikap positif terhadap prinsip hidup sehat. “Dan yang takalah pentingnya dengan adanya kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat memiliki keterampilan, dalam melaksanakan kegiatan pemeliharaan, pertolongan dan perawatan kesehatan, serta memiliki perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta mereka dapat menerapkan prinsip-prinsip pencegahan perilaku buruk dalam kehidupan sehari-hari, memiliki daya tangkal terhadap pengaruh narkoba, arus informasi dan gaya hidup yang tidak sehat,” katanya, saat memberikan arahannya, dalam pembukaan kegiatan Jambore UKS se Kota Banjarmasin tahun 2017, di Halaman Hotel Rodhita, Banjarmasin, Kamis (30/11). Ketua panitia pelaksana kegiatan mengatakan, kegiatan Jambore Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) se Kota Banjarmasin itu dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar para siswa, seperti yang tercermin dalam perilaku hidup bersih dan sehat. “Dengan adanya kegiatan ini para siswa kami harapkan dapat menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal,” ujarnya. Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan sikap dan keterampilan dalam melaksanakan pola hidup sehat serta berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan kesehatan fisik, mental maupun sosial. Tak hanya itu, dengan digelarnya kegiatan tersebut para siswa bisa memiliki daya hayat dan daya tengkal terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan narkotika obat-obatan dan bahan berbahaya, alkohol minuman keras. Usaha Kesehatan Sekolah, terangnya, merupakan wadah dan program untuk meningkatkan perilaku hidup sehat para siswa sedini mungkin, yang dilakukan secara terpadu, terkordinasi oleh empat Kementrian terkait, mulai tingkat pusat sampai daerah, sesuai surat keputusan bersama 4 Menteri terdiri dari, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri. Dari data terhimpun, peserta Jambore UKS Tahun 2017 berjumlah 300 orang siswa dan siswi mulai tingkat SD hingga SMP di 5 Kecamatan di Kota Banjarmasin. Lomba yang dilaksanakan dalam kegiatan tersebut antara lain, lomba dokter kecil, lomba trias UKS, lomba PHBS, dan lomba cerdas cermat.(humpro-bjm)