Mereka adalah Walikota Banjarmasin H Ibnu SIna, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Sekda Provinsi Kalsel H Abdul Haris Makkie. Kehadiran para pemimpin tersebut, untuk memberikan arahan dan strategi menghadapi tantangan Substainable Development Goals (SDGs) dari sisi pemerintahan. Menurut Ibnu Sina, menjasi seorang generasi muda itu harus eksis dan sanggup memberikan yang terbaik kepada masyarakat. “Jangan menjadi generasi yang hilang. Jadilah generasi yang eksis. Pemuda hari adalah pemuda yang sanggup memberikan yang terbaik,” ucapnya. Tak hanya itu, orang nomor satu di kota seribu sungai ini juga menyatakan, saat pemuda berada diusia puncak, mereka harus bisa menyaring mana kegiatan yang bermanfaat dan mana kegiatan yang tidak ada manfaatnya. “Pada saat berada diusia puncak, jangan sampai terjebak hal-hal tidak bermanfaat. Marilah jadi guru peradaban, siapapun dia, harus bisa jadi inspirasi bagi semua orang,” katanya Untuk diketahui, Inspiring Leader Talk (SDGs) merupakan sebuah kegiatan yang dilaksanakan oleh Komunitas Turun Tangan Pusat yang bekerjasama dengan Komunitas Turun Tangan Kota Banjarmasin. Turun tangan merupakan sebuah gerakan Non Government Organization (NGO) yang berperan sebagai incubator gerakan sosial bagi anak-anak muda Indonesia, yang ingin menginisiasi project sosial, baik dari sisi bidang politik, pendidikan atau lingkungan. Menurut Ketua Yayasan Turun Tangan Muhammad Chozin Amirulla, kegiatan talkshow itu bertujuan untuk mengulas pola hubungan antara pemangku kebijakan dengan gerakan-gerakan kerelawanan pemuda, dalam usaha mencapai dan menuntaskan poin-poin di dalam SDGs. “Keselarasan hubungan inilah yang diharapkan, sehingga timbul sinergi antara pemangku kebijakan dan gerakan kerelawanan pemuda,” katanya. Chozin berharap, pola-pola gerakan yang ada di dalam kerelawanan pemuda dapat lebih meningkatkan dampak dan kebermanfaatan dari sebuah program yang dijalan oleh relawan Turun Tangan se Indonesia. Kegiatan Inspiring Leader Talk (SDGs) merupakan kegiatan keempat kalinya dilaksanakan. Di Kota Banjarmasin, peserta kegiatan yang hadir sekira 150 orang yang berasal dari 28 kota di Indonesia. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan, agar semangat kerelawanan di negeri ini harus terus dibangun. “Ini sebabnya kehadiran teman-teman dari relawan turun tangan hadir kembali. Negeri ini dibangun oleh orang-orang yang tidak hanya memikirkan dirinya tetapi juga memikirkan orang lain,” katanya.(humpro-bjm)