Pembukaan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan 2016 telah dilaksanakan Tanggal 3 Juli 2016 di Pangkal Pinang.

            Adapun Puncak Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan 2016 di Kota Banjarmasin mengusung tema “Melalui Kebangkitan Nasional Kita Wujudkan Kedaulatan, Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat Kelautan dan Perikanan melalui Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina (GEMASATUKATA)”. Kegiatan ini sebagai wadah sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan guna mewujudkan kedaulatan dan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan.

            Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas terpilihnya Banjarmasin sebagai tuan rumah Puncak (penutup) Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan 2016. Semoga bisa menjadi tuan rumah yang baik dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta.

            Dalam sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan RI yang dibacakan oleh Kepala BKIPM DR. Rina, M.Si menyampaikan upaya Indonesia merealisasikan visi laut sebagai masa depan bangsa. Indonesia menjadi poros maritim. Poros adalah pusat untuk kegiatan, bukan bagian lain yang dilewati tetapi adalah bagian inti yang menggerakkan maritim. Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menempatkan misi dalam tiga pilar manajemen perikanan, yakni kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan.

            Pada kesempatan ini diserahkan penghargaan kepada pemenang Lomba Inovasi Masakan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan kepada SMKN 4 Banjarmasin dan penghargaan Wira Usaha Baru Program Gerakan Masyarakat Recovery and Bussines Ikan Haruan (Gabus) kepada UPR Gawi Sabumi.

            Rangkaian kegiatan dalam Puncak Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan 2016 sebagai berikut:

1. Penyerahan sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) sebanyak 53 sertifikat diwakili oleh H. Nazri.

2. Penyerahan sertifikat HACCP (Hazard Analisis Critical Control Point) personil bagi penanggung jawab mutu unit pengolahan ikan sebanyak 516 sertifikat diwakili oleh pimpinan PT. Wirontono.

3. Penyerahan sertifikat Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) bagi supplier sebanyak 49 sertifikat diwakili oleh PD Hikmah Jaya.

4. Penyerahan penghargaan sertifikat Cara Karantina ikan yang Baik (CKIB) terbaik diterima oleh CV. Aquazone.

5. Penyerahan penghargaan kepada UPT-KIPM terbaik pelaksanaan kegiatan selama bulan bakti diterima oleh Kepala Balai KIPM Kelas II Semarang.

            Selanjutnya penyerahan :

1. Bantuan Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh untuk Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut.

2. Penyerahan Kartu Nelayan sebanyak 16.697 kartu diwakili oleh Kabupaten Tanah Laut.

3. Penyerahan sertifikat hak atas tanah nelayan sebanyak 1.728 sertifikat diwakili oleh Kabupaten Barito Kuala.

4. Penghargaan kepada KPU Bea Cukai Tanjung Priok atas jasa dalam penegakan hukum bidang perikanan di Pelabuhan Tanjung Priok diterima oleh R. Fadjar Donny Tjahjadi (Kepala Kantor Pelayanan UtamaBea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok).

5. Penghargaan kepada PT. Kresnapusaka Tirta Lestari (Penangkaran Arwana).

            Pada kesempatan ini dilakukan pelepasliaran Ikan Arwana Banjar Red 184 ekor, Benih Ikan Papuyu 50.000 ekor, Benih Ikan Kelabau 2.200 ekor, Benih Ikan Gurame 5.000 ekor dan Benih Ikan Jelawat 500 ekor.

            Selanjutnya peninjauan stand Pameran Produk Hasil Perikanan Ekspor, dan peninjauan stand Lomba Masak Serba Ikan.