Sejak 1 Januari 2014 BPJS Kesehatan mendapat amanat sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Bidang Kesehatan yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

            Jumlah penduduk di Kota Banjarmasin yang telah terdata sebagai peserta JKN-KIS sampai dengan 1 Agustus 2016 sebanyak 374.164 peserta atau 58,81 % dari keseluruhan penduduk di Kota Banjarmasin. Dengan rincian : Penerima Bantuan Iuran (PBI)-APBN sebanyak 102.774 jiwa, PBI-APBD sebanyak 7.917 jiwa, PNS-TNI-Polri sebanyak 60.119 jiwa, Segmen Pekerja Swasta sebanyak 91.298 jiwa, Pekerja Bukan Penerima Upah atau Sektor Mandiri sebanyak 87.516 jiwa dan Bukan Pekerja sebanyak 24.540 jiwa.

            Jumlah fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS di wilayah Kota Banjarmasin sebanyak 79, dengan rincian : 26 Puskesmas, 37 Dokter Keluarga, 10 Dokter Gigi Keluarga dan 6 Klinik Pratama.

            Sedangkan fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, BPJS bekerjasama dengan 8 fasilitas kesehatan, yakni : 4 Rumah Sakit Pemerintah (RS. Ulin, RSUD. Dr. M. Anshari Saleh, RS. Dr. R. Soeharsono dan RS. Bhayangkara), 2 Rumah Sakit Swasta (RS. Bedah Siaga dan RS. Sari Mulia) dan 2 Klinik.  

            Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin yang memfasilitasi dan melaksanakan kegiatan ini.

            Tahap pendistribusian merupakan tugas yang cukup berat, dikarenakan ada penurunan jumlah penerima dari tahun sebelumnya.

             Bapak/ibu sekalian dapat meneruskan sosialisasi ini ke tingkat RW maupun RT, dan masyarakat luas. Agar mereka tidak teledor dengan menyimpan kartu jaminan kesehatan disembarang tempat. Mungkin hal ini terlihat sepele tetapi penting untuk diingatkan. Sebaiknya disimpan di tempat yang aman, didekatkan dengan KTP dan kartu-kartu lain. Sewaktu-waktu kartu tersebut bisa digunakan untuk berobat.

            “Menjadi sehat itu penting dan memiliki kebiasaan sehat, itu jauh lebih penting. Terus mensosialisasikan, dengan adanya kartu BPJS atau jaminan kesehatan lainnya, mudah-mudahan kita tetap sehat dan bugar sepanjang usia”, ujar Ibnu Sina.

            Sambutan diakhiri dengan pembukaan secara resmi Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Berbasis Data Terpadu dan Penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Kepada Penduduk Yang Didaftarkan oleh Pemerintah Daerah.

            Sebelumnya dilakukan penyerahan secara simbolis Kartu Indonesia Sehat (KIS) Kepada Penduduk Yang Didaftarkan oleh Pemerintah Daerah oleh Walikota Banjarmasin didampingi Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin dan Plt. Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, yakni :

1.     Muhammad Arbani.

2.     Yuliyati.

3.     Mia Rusmiaty.

4.     Syafie.

5.     Yuniarti.

6.     Ambaria.

7.     Dewi Mediawati.

8.     Hartaniyah.

9.     Rahman.

10. A. Syukur.

            Pada kesempatan ini dilakukan dialog antara BPJS Kota Banjarmasin dengan penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) Kepada Penduduk Yang Didaftarkan oleh Pemerintah Daerah.