Pada kesempatan ini Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan H. Sumitro, SE, Ak, MM, CA, CfrA menyampaikan Opini Badan Pemeriksa Keuangan. Berdasar Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 Pasal 16 (1), Pemeriksaan LKPD, Pemberian opini LKPD berdasar pada empat kriteria yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern (SPI).

            Adapun Strategi Mempertahankan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yaitu :

1. Buat dan komitmen yang tinggi untuk laksanakan renaksi pertahankan opini WTP;

2. Susun LKPD 2016 dan serahkan ke BPK RI sebelum 31 Maret 2017, sebelumnya telah direviuw oleh Inspektorat;

3. Data terkait LKPD siapkan dan serahkan ke Tim Pemeriksa BPK RI dan berikan penjelasan yang cukup;

4. Temuan BPK RI sudah dilakukan tindak lanjut dengan status “Tuntas”/minimal Proses.

           

            Selama ekspose dilakukan dialog antara Peserta Rakor dengan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan.

            Setelah ekspose dilakukan Penyerahan Piagam Penghargaan dari walikota Banjarmasin kepada Ketua Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan.

            Kemudian dilanjutkan ekspose oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina kepada BUMN, BUMD dan Perbankan terkait Kota Banjarmasin.

            Dalam arahan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina bahwa partisispasi dari semua pihak BUMN, BUMD, Perbankan dan Dunia Usaha sudah ada, semoga bisa dimaksimalkan lagi. Juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan partisipasinya dalam menjaga kebersihan, menjadikan Banjarmasin Terbaik menerima Adipura Kirana Tahun 2016.

            Pemerintah Kota Banjarmasin masih memerlukan dukungan bukan hanya jajaran SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, juga seluruh Stockholder.

            Terkait kerjasama dengan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, dimulai dari mengawal WTP 3 kali sampai Pansel Pejabat Tinggi Pratama. Ini wujud komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin untuk semakin baik lagi ke depan.

            Saat ini Banjarmasin menjadi salah satu kota tujuan (Destinasi), dalam 3 bulan terakhir ini ada 4 atau 5 event nasional yang dilaksanakan di Banjarmasin. Terkait hal ini perlu kerjasama terus dengan dunia usaha seperti perhotelan. Ini perlu dikelola sebagai harapan baru.

            Terkait program usaha baru, ada 7 SKPD yang terlibat diantaranya Dinas Pertanian dan Perikanan KoTa Banjarmasin, Dinas Pariwisata Seni dan Kebudayaan, Dinas Sosial dan tenaga Kerja Kota Banjarmasin.

            Sehubungan menjelang Hari Jadi ke-490 Kota Banjarmasin Tahun 2016 meminta dukungan semua pihak SKPD, BUMN, BUMD, BCSR (Banjarmasin Coorporate Social Responsibility) untuk mempercantik (Beautifikasi) lingkungan, ada nuansa Banjar, mempercantik pinggiran sungai.